Surat ‘Abasa

®️ Quran Surat ‘Abasa


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

“Bismillahirrahmannirrahiim.”
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”


 عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ 

'abasa wa tawallā 
1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,


 أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ 

an jā`ahul-a'mā 
2. karena telah datang seorang buta kepadanya.


 وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ 

wa mā yudrīka la'allahụ yazzakkā 
3. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),


 أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ 

au yażżakkaru fa tanfa'ahuż-żikrā 
4. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?


 أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ 

ammā manistagnā 
5. Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,


 فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ 

fa anta lahụ taṣaddā 
6. maka kamu melayaninya.


 وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ 

wa mā 'alaika allā yazzakkā 
7. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).


 وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ 

wa ammā man jā`aka yas'ā 
8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),


 وَهُوَ يَخْشَىٰ 

wa huwa yakhsyā 
9. sedang ia takut kepada (Allah),


 فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ 

fa anta 'an-hu talahhā 
10. maka kamu mengabaikannya.


 كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ 

kallā innahā tażkirah 
11. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,


 فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ 

fa man syā`a żakarah 
12. maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,


 فِى صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ 

fī ṣuḥufim mukarramah 
13. di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,


 مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۭ 

marfụ'atim muṭahharah 
14. yang ditinggikan lagi disucikan,


 بِأَيْدِى سَفَرَةٍ 

bi`aidī safarah 
15. di tangan para penulis (malaikat),


 كِرَامٍۭ بَرَرَةٍ 

kirāmim bararah 
16. yang mulia lagi berbakti.


 قُتِلَ ٱلْإِنسَٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ 

qutilal-insānu mā akfarah 
17. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?


 مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ 

min ayyi syai`in khalaqah 
18. Dari apakah Allah menciptakannya?


 مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ 

min nuṭfah, khalaqahụ fa qaddarah 
19. Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.


 ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ 

ṡummas-sabīla yassarah 
20. Kemudian Dia memudahkan jalannya.


 ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقْبَرَهُۥ 

ṡumma amātahụ fa aqbarah 
21. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,


 ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ 

ṡumma iżā syā`a ansyarah 
22. kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.


 كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ 

kallā lammā yaqḍi mā amarah
 23. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,


 فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ 

falyanẓuril-insānu ilā ṭa'āmih 
24. maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.


 أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّا 

annā ṣababnal-mā`a ṣabbā 
25. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),


 ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّا 

ṡumma syaqaqnal-arḍa syaqqā 
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,


 فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّا 

fa ambatnā fīhā ḥabbā 
27. lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,


 وَعِنَبًا وَقَضْبًا 

wa 'inabaw wa qaḍbā 
28. anggur dan sayur-sayuran,


 وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا 

wa zaitụnaw wa nakhlā 
29. zaitun dan kurma,


 وَحَدَآئِقَ غُلْبًا 

wa ḥadā`iqa gulbā 
30. kebun-kebun (yang) lebat,


 وَفَٰكِهَةً وَأَبًّا 

wa fākihataw wa abbā 
31. dan buah-buahan serta rumput-rumputan,


 مَّتَٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ 

matā'al lakum wa li`an'āmikum 
32. untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.


 فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ 

fa iżā jā`atiṣ-ṣākhkhah 
33. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),


 يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ 

yauma yafirrul-mar`u min akhīh 
34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,


 وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ 

wa ummihī wa abīh 
35. dari ibu dan bapaknya,


 وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ 

wa ṣāḥibatihī wa banīh 
36. dari istri dan anak-anaknya.


 لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ 

likullimri`im min-hum yauma`iżin sya`nuy yugnīh 
37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.


 وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ 

wujụhuy yauma`iżim musfirah 
38. Banyak muka pada hari itu berseri-seri,


 ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ 

ḍāḥikatum mustabsyirah 
39. tertawa dan bergembira ria,


 وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ 

wa wujụhuy yauma`iżin 'alaihā gabarah 
40. dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,


 تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ 

tarhaquhā qatarah 
41. dan ditutup lagi oleh kegelapan.


 أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَفَرَةُ ٱلْفَجَرَةُ 

ulā`ika humul-kafaratul-fajarah 
42. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.


baca al qur'an online Surat ‘Abasa teks arab, latin dan terjemahan bahasa indonesia.
Previous Post
Next Post