Isi Kandungan Surah Al-Insyirah, Yakinlah di Balik Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

Surah Al-Insyirah yang berarti 'Kelapangan'

merupakan surah Makkiyah yang terdiri dari 8 ayat dan merupakan surah ke 94 dalam Al-Qur'an.

Berikut lafal Surah Al-Insyirah:

https://goo.gl/q4GzhP

Alam nasyrah laka shadrak (1), wa wadha'naa 'angka wizrak (2) alladzii angkadha dzahrak (3) wa rafa'naa laka dzikrak (4) fa inna ma'al 'usri yusraa (5) inna ma'al 'usri yusraa (6) fa idzaa faraghta fanshab (7) wa ilaa rabbika farghab (8)

Artinya: "Bukankah kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)? (1) Dan kami pun telah menurunkan bebanmu darimu (2) Yang memberatkan punggungmu (3) dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu (4) Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan (5) Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (6) Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain) (7) dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap (8)." (QS. Al-Insyirah: 1-8).

Surah Al-Insyirah terkandung banyak pelajaran yang bisa kita hayati. Dalam surah tersebut Allah telah melapangkan dada Nabi Muhammad saw dari perasaan susah, gelisah, cemas, dan lain sebagainya. Hal itu karena Rasulullah saw saat berdakwah harus berhadapan dengan sifat keras kepala kaumnya.

Beban berat yang diemban Nabi Muhammad saw kemudian diringankan oleh Allah Swt sehingga ia bisa menjalankan tugasnya untuk berdakwah kepada manusia.

Selanjutnya pada ayat ke 5 dan ke 6, Allah menegaskan bahwa di balik sebuah kesulitan pasti ada kemudahan. Pernyataan yang diungkapkan Allah sampai dua kali tersebut membuktikan bahwa Allah Swt hanya akan membebani hambanya sesuai dengan kemampuannya.

Akan tetapi, kita manusia tidak boleh bermalas-malasan dan hanya menunggu keajaiban datang. Kita harus selalu tekun berusaha dan penuh kesabaran dalam melewati suatu kesulitan.

Selain itu, kita diperintahkan agar setelah selesai mengerjakan suatu amal perbuatan, segera mengerjakan amal perbuatan lainnya. Amal yang kita kerjakan itu tentu tidak hanya urusan-urusan ibadah belaka melainkan juga muamalah.

Terakhir, Surah Al-Insyirah mengingatkan kepada kita bahwa satu-satunya tempat untuk memohon hanyalah Allah semata. Kita tidak boleh berharap segala sesuatu selain kepada-Nya.

Wallahu a'lam.
Previous Post
Next Post