10 Waktu Doa Tak Tertolak

10 Waktu Doa Tak Tertolak, Salah Satunya Saat Hujan

Waktu Doa Tak Tertolak

Ketika menginginkan sesuatu atau sedang dilanda musibah, salah satu upaya agar mampu menghadapinya adalah lewat melantunkan doa. Akan tetapi, muncul perasaan gundah apakah doa kita akan didengar lalu dikabulkan oleh Allah SWT atau tidak. Perlu diketahui, bahwa terdapat beberapa waktu tidak akan tertolaknya doa.

Terdapat 10 waktu tidak tertolaknya doa, di antaranya:

  • 1. Sepertiga malam yang terakhir
Sepertiga malam yang terakhir menjadi salah satu waktu mustajab berdoa. Inilah waktu di mana kita biasa melaksanakan salat tahajud. Menurut Imam Syafi’i, doa di saat salat tahajud bagaikan anak panah yang melesat tepat mengenai sasaran. Selain salat tahajud, orang yang sahur di sepertiga malam terakhir juga mustajab doanya.

  • 2. Ketika Hendak Berbuka Puasa
Salah satu waktu mustajab untuk berdoa lainnya yaitu sebelum berbuka puasa, baik puasa di bulan Ramadan maupun puasa sunah. Tidak perlu menunggu tibanya bulan Ramadan untuk berpuasa. Kita dapat menjalankan puasa sunnah seperti puasa Senin dan Kamis, puasa Daud, ataupun puasa Yaumul Bidh. Menurut Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, waktu mustajab orang berpuasa ialah di saat ia hendak berbuka.

Karena saat itu ia dalam keadaan lemah dan membutuhkan pertolongan Allah SWT. Namun, terdapat pula hadis yang menyampaikan bahwa doa setelah berbuka juga mustajab.

  • 3. Ketika Malam Lailatulkadar
Sebagaimana kita ketahui bahwa malam Lailatulkadar adalah malam turunnya wahyu Allah dan lebih baik daripada seribu bulan. Di mana ibadah yang dilakukan pada malam itu memiliki ganjaran yang lebih baik dibandingkan ibadah selama seribu bulan. Banyak sekali keutamaan di malam itu. Namun, Lailatulkadar hanya terjadi di bulan Ramadan.

  • 4. Ketika Azan Berkumandang
Saat azan dikumandangkan, kita diperintahkan untuk mendengarnya dan menjawab tiap lafalnya. Terdapat jeda waktu di antara azan dan ikamah, itulah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Kita dapat melaksanakan salat sunah qobliyah dan menyelipkan doa yang kita inginkan.

  • 5. Ketika Bersujud
“Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya ialah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa” (HR Muslim). Pada setiap kali kita bersujud di waktu salat, itu adalah waktu kita terdekat kita dengan Allah SWT. Sehingga dianjurkan untuk memperbanyak doa di waktu itu.

  • 6. Ketika Salat Wajib Sebelum Salam
Saat duduk tasyahud akhir hingga sebelum salam, terdapat doa yang wajib kita lafalkan. Setelah itu ada beberapa doa yang dianjurkan. Berikut salah satu doa yang dianjurkan:

Dari Aisyah RA mengabarkan bahwa Rasulullah SAW biasa berdoa di dalam sholatnya:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

Allahumma inni a'udzubika min adzabil qobri wa a'udzubika min fitnatil almasih aldajjal, wa'udzubika min fitnati almahya wafitnati al mamat, Allahumma inni a'udzubika min almatham wal-maghram
Artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa kubur, aku meminta perlindungan pada-Mu dari cobaan Dajjal, aku meminta perlindungan pada-Mu dari musibah ketika hidup dan mati. Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya berutang. (HR Bukhari Muslim)

  • 7. Ketika Turun Hujan
Saat musim penghujan, banyak diantara kita yang merasa terganggu karena terhambatnya aktivitas. Namun, perlu disadari bahwa saat turun hujan adalah salah satu waktu doa tidak tertolak.

Ibnu Qudamah dalam al-Mughni menyampaikan bahwa dianjurkan berdoa ketika turunnya hujan sebagaimana diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan, yakni bertemunya dua pasukan, menjelang salat dilaksanakan, dan saat hujan turun.”

Selain memanjatkan doa yang diinginkan, kita dianjurkan pula berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Allahumma shoyyiban nafi'an
Artinya: Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.

  • 8. Ketika Sedang Berada di Perjalanan.
Melakukan perjalanan bukanlah hal yang mudah. Terdapat berbagai kesulitan yang didapat karena berada jauh dari rumah. Namun, doa orang yang sedang melakukan perjalanan atau musafir termasuk mustajab.

Sebagaimana hadis, “Tiga waktu diijabahi doa yang tidak diragukan lagi yaitu: doa orang yang terzalimi, doa seorang musafir, doa orang tua pada anaknya”. (HR Ahmad)

  • 9. Saat Khatib Duduk Diantara Dua Khutbah
Salah satu waktu mustajab berdoa lainnya adalah ketika khatib salat Jumat duduk diantara dua khutbahnya. Hal ini disunahkan.

  • 10. Saat Perang Berkecamuk (Ketika dua kubu saling menyerang)
Sebagaimana hadis pada nomor 7, saat bertemunya dua pasukan ketika perang menjadi salah satu waktu mustajab berdoa.
Previous Post
Next Post