Bacaan Surat Asy Syams

Video Bacaan Surat Asy Syams Lengkap

Surat Asy Syams
Membaca Surat Asy Syams

Surat Asy Syams adalah surat ke 91 dalam Al Qur'an. terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr. Dinamai Asy Syams diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Arti: Matahari
Nama lain: Naqat Saleh (Unta Betina Nabi Saleh)
Klasifikasi: Makkiyah
Surah ke: 91
Juz: Juz 30
Jumlah ruku': 1 ruku'
Jumlah ayat: 15 ayat

Manfaat membaca Surat Asy Syams adalah:
  • Pertama, Barangsiapa membaca surah 'Asy Syams' setiap pagi, maka dia akan aman dari setiap hal yang menakutkan.
  • Kedua, Barangsiapa membaca surah 'Asy Syams' maka seakan-akan dia bersedekah dengan segala sesuatu yang terbit atasnya matahari dan bulan.
  • Ketiga, Barangsiapa membaca surah 'Asy Syams' maka diampuni dosa yang tenggelam dan terbit atasnya matahari.

Postingan Blog readquran Surah Asy Syams

Video Lainnya:

Vidio Juz Amma
  1. QS. 79. Surat An Naziat
  2. QS. 80. Surat Abasa
  3. QS. 81. Surat At Takwir
  4. QS. 82. Surat Al Infitar
  5. QS. 83. Surat Al Mutafifin
  6. QS. 84. Surat Al Insyiqaq
  7. QS. 85. Surat Al Buruj
  8. QS. 86. Surat Ath Thariq
  9. QS. 87. Surat Al A'la
  10. QS. 88. Surat Al Ghasyiyah
  11. QS. 89. Surat Al Fajr
  12. QS. 90. Surat Al Balad
  13. QS. 91. Surat Asy Syams
Bantu Subkreb klik Disini

  • Surat Asy Syams lengkap
  • Al Quran Surat Asy Syams latin dan artinya
  • Al-Qur'an surah ke-90
  • Surat Asy Syams lengkap 20 ayat
  • Al-Qur'an Surat Asy Syams (Terjemahan Indonesia)
  • Bacaan Surat Asy Syams Teks dalam Bahasa Arab dan Latin serta Terjemahannya
  • Bacaan Surat Asy Syams Lengkap 20 Ayat dalam Bahasa Arab
  • Surat Asy Syams Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya
  • mendengarkan Surat Asy Syams
  • Bacaan Surat Asy Syams

#Readquran Surat Asy Syams Teks Arab Latin dan Terjemahan bahasa indonesia

10 Waktu Doa Tak Tertolak

10 Waktu Doa Tak Tertolak, Salah Satunya Saat Hujan

Waktu Doa Tak Tertolak

Ketika menginginkan sesuatu atau sedang dilanda musibah, salah satu upaya agar mampu menghadapinya adalah lewat melantunkan doa. Akan tetapi, muncul perasaan gundah apakah doa kita akan didengar lalu dikabulkan oleh Allah SWT atau tidak. Perlu diketahui, bahwa terdapat beberapa waktu tidak akan tertolaknya doa.

Terdapat 10 waktu tidak tertolaknya doa, di antaranya:

  • 1. Sepertiga malam yang terakhir
Sepertiga malam yang terakhir menjadi salah satu waktu mustajab berdoa. Inilah waktu di mana kita biasa melaksanakan salat tahajud. Menurut Imam Syafi’i, doa di saat salat tahajud bagaikan anak panah yang melesat tepat mengenai sasaran. Selain salat tahajud, orang yang sahur di sepertiga malam terakhir juga mustajab doanya.

  • 2. Ketika Hendak Berbuka Puasa
Salah satu waktu mustajab untuk berdoa lainnya yaitu sebelum berbuka puasa, baik puasa di bulan Ramadan maupun puasa sunah. Tidak perlu menunggu tibanya bulan Ramadan untuk berpuasa. Kita dapat menjalankan puasa sunnah seperti puasa Senin dan Kamis, puasa Daud, ataupun puasa Yaumul Bidh. Menurut Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, waktu mustajab orang berpuasa ialah di saat ia hendak berbuka.

Karena saat itu ia dalam keadaan lemah dan membutuhkan pertolongan Allah SWT. Namun, terdapat pula hadis yang menyampaikan bahwa doa setelah berbuka juga mustajab.

  • 3. Ketika Malam Lailatulkadar
Sebagaimana kita ketahui bahwa malam Lailatulkadar adalah malam turunnya wahyu Allah dan lebih baik daripada seribu bulan. Di mana ibadah yang dilakukan pada malam itu memiliki ganjaran yang lebih baik dibandingkan ibadah selama seribu bulan. Banyak sekali keutamaan di malam itu. Namun, Lailatulkadar hanya terjadi di bulan Ramadan.

  • 4. Ketika Azan Berkumandang
Saat azan dikumandangkan, kita diperintahkan untuk mendengarnya dan menjawab tiap lafalnya. Terdapat jeda waktu di antara azan dan ikamah, itulah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Kita dapat melaksanakan salat sunah qobliyah dan menyelipkan doa yang kita inginkan.

  • 5. Ketika Bersujud
“Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya ialah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa” (HR Muslim). Pada setiap kali kita bersujud di waktu salat, itu adalah waktu kita terdekat kita dengan Allah SWT. Sehingga dianjurkan untuk memperbanyak doa di waktu itu.

  • 6. Ketika Salat Wajib Sebelum Salam
Saat duduk tasyahud akhir hingga sebelum salam, terdapat doa yang wajib kita lafalkan. Setelah itu ada beberapa doa yang dianjurkan. Berikut salah satu doa yang dianjurkan:

Dari Aisyah RA mengabarkan bahwa Rasulullah SAW biasa berdoa di dalam sholatnya:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

Allahumma inni a'udzubika min adzabil qobri wa a'udzubika min fitnatil almasih aldajjal, wa'udzubika min fitnati almahya wafitnati al mamat, Allahumma inni a'udzubika min almatham wal-maghram
Artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa kubur, aku meminta perlindungan pada-Mu dari cobaan Dajjal, aku meminta perlindungan pada-Mu dari musibah ketika hidup dan mati. Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya berutang. (HR Bukhari Muslim)

  • 7. Ketika Turun Hujan
Saat musim penghujan, banyak diantara kita yang merasa terganggu karena terhambatnya aktivitas. Namun, perlu disadari bahwa saat turun hujan adalah salah satu waktu doa tidak tertolak.

Ibnu Qudamah dalam al-Mughni menyampaikan bahwa dianjurkan berdoa ketika turunnya hujan sebagaimana diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan, yakni bertemunya dua pasukan, menjelang salat dilaksanakan, dan saat hujan turun.”

Selain memanjatkan doa yang diinginkan, kita dianjurkan pula berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Allahumma shoyyiban nafi'an
Artinya: Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.

  • 8. Ketika Sedang Berada di Perjalanan.
Melakukan perjalanan bukanlah hal yang mudah. Terdapat berbagai kesulitan yang didapat karena berada jauh dari rumah. Namun, doa orang yang sedang melakukan perjalanan atau musafir termasuk mustajab.

Sebagaimana hadis, “Tiga waktu diijabahi doa yang tidak diragukan lagi yaitu: doa orang yang terzalimi, doa seorang musafir, doa orang tua pada anaknya”. (HR Ahmad)

  • 9. Saat Khatib Duduk Diantara Dua Khutbah
Salah satu waktu mustajab berdoa lainnya adalah ketika khatib salat Jumat duduk diantara dua khutbahnya. Hal ini disunahkan.

  • 10. Saat Perang Berkecamuk (Ketika dua kubu saling menyerang)
Sebagaimana hadis pada nomor 7, saat bertemunya dua pasukan ketika perang menjadi salah satu waktu mustajab berdoa.

Kebiasaan Yang Jadi Penghalang Rezeki

Hindari 5 Kebiasaan Yang Menjadi Penghalang Rezeki, Salah Satunya Bangun Siang

Kebiasaan Yang Menjadi Penghalang Rezeki

Setiap makhluk yang diciptakan pasti diberikan rezeki oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Quran:

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

wa mā min dābbatin fil-arḍi illā 'alallāhi rizquhā wa ya'lamu mustaqarrahā wa mustauda'ahā, kullun fī kitābim mubīn
6. Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS. Huud: 6).

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri beberapa dari kita merasa terhambat rezekinya. Seperti tidak pernah mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha tapi tidak pernah untung.

Terhambatnya rezeki bisa jadi sebuah ujian dari Allah SWT. Namun, perbuatan dosa yang menumpuk juga dapat menghalangi rezeki. terdapat beberapa kebiasaan yang dapat menghalangi rezeki, diantaranya:

  • 1. Berbohong
Berbohong adalah pebuatan tercela yang sering dianggap remeh. Namun, berbohong merupakan dosa yang besar di hadapan Allah SWT. Bahkan berbohong adalah salah satu ciri-ciri orang munafik.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مِنْ عَلاَمَاتِ الْمُنَافِقِ ثَلاَثَةٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ

“Di antara tanda munafik ada tiga: jika berbicara, berdusta; jika berjanji, tidak menepati; jika diberi amanat, berkhianat.” (HR. Muslim, no. 59).

Begitu pula dalam al-Quran surat an-Nahl ayat 105:

إِنَّمَا يَفْتَرِى ٱلْكَذِبَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَٰذِبُونَ

innamā yaftaril-każiballażīna lā yu`minụna bi`āyātillāh, wa ulā`ika humul-kāżibụn
105. Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.

  • 2. Jarang Sholat
Seseorang yang tidak secara penuh menjalani salat wajib lima waktu, dalam artian salah satu salat ditinggalkan. Maka menandakan kurangnya ketakwaan kepada Allah SWT. Padahal takwa adalah salah satu kunci rezeki. Sebagaimana dalam al-Quran surat at-Thalaq ayat 2-3, yang Isinya:

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣)

“Wa mayyattaqillaa ha yaj-‘al lahuu makhraja – wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib – wa mayyatawakkal ‘a- lallaahi fahuwa hasbuh – innallaaha baalighu amrihi – qad ja ‘a lallaahu li kulli syai in-qadra”
Artinya:
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya diberi-Nya kelapangan dan diberi-Nya rezeki yang tidak diduga-duga. Siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya dijamin-Nya, sesungguhnya Allah sangat tegas dalam perintah-Nya dan Dialah yang mentakdirkan segala sesuatu.”

  • 3. Bangun Kesiangan
Waktu pagi adalah waktu yang dipenuhi keberkahan, sehingga ketika tidur di pagi hari, tentu banyak manfaat yang terlewatkan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang medoakan umatnya:

Ya Allah berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR Tirmidzi)

Apabila kita enggan bangun subuh atau bangun ketika matahari sudah terbit atau bahkan tidur kembali setelah salat subuh. Alangkah baiknya segera mengubah kebiasaan tersebut karena dapat menghambat rezeki.

  • 4. Bermalas-malasan
Sering menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu termasuk ke dalam perbuatan malas.

Alkisah, Imam Ahmad pernah ditanya tentang seseorang yang hanya duduk di rumahnya atau berdiam di masjid. Lalu ia berkata, “Aku tidak mau bekerja dan hanya mau menunggu sampai rezekiku datang.”

Imam Ahmad menyayangkan tindakannya, lalu menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Seandainya kalian benar-benar bertawakkal pada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Lihatlah, burung saja bekerja untuk memenuhi kebutuhannya, maka raihlah rezeki dengan ikhtiar dan tawakal.

  • 5. Bermaksiat
Setiap perbuatan dosa dapat berakibat buruk kepada rezeki. Riba, riya, zina, kikir, syirik, durhaka kepada orang tua, iri dengki, dan masih banyak lagi merupakan maksiat yang menghambat rezeki.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
Sesungguhnya seseorang dihalangi dari rezekinya disebabkan oleh dosa yang dia lakukan.” (HR Ahmad).

Bacaan Surat Al Waqiah

Vidio Bacaan Surat Al Waqiah


Surat Al Waqiah dengan teks Arab dan Latin serta Terjemahan Bahasa Indonesia

Alquran merupakan kitab suci bagi umat Islam yang di dalamnya terdiri dari 30 juzz dengan 114 surat. Di antara surat tersebut adalah surat Al Waqiah.

Surat Al Waqiah merupakan surat ke-56 yang ada di dalam juz ke-27 dan termasuk golongan surat Makkiyah. Surat ini terdiri sebanyak 96 ayat dan memiliki arti kiamat sesuai dengan ayat pertamanya. Isi dari surat Al Waqiah menceritakan tentang bagaimana hari kiamat tersebut akan terjadi dan juga balasan bagi orang mukmin dan orang kafir. Gambaran hari kiamat tersebut salah satunya ada surat Al Waqiah ayat 4 sampai 6.

Selain menceritakan hari kiamat, surat Al Waqiah juga menerangkan tentang penciptaan manusia, api dan juga segala jenis tumbuhan. Tak hanya itu surat Al Waqiah juga menerangkan tentang kekuasaan Allah serta akan adanya hari kebangkitan yang memang benar adanya.

readquran surat Waqiah
surat Al Waqiah latin dan terjemahan
Bacaan Surat Waqiah
Membaca Surat Waqiah
Surat Al Waqiah
Vidio Surat Waqiah

Sholawat Nabi Pendek, Bikin Hati Tenang

Bacaan Sholawat Nabi Pendek. Allah, Rasulullah Serta Malaikat Ikut Bersholawat

Sholawat Nabi

Sholawat nabi pendek bisa Anda jadikan amalan setiap hari. Sholawat sendiri merupakan bentuk jamak dari kata sholat, yang berarti doa. Ketika kita membacakan sholawat nabi, itu artinya kita sedang memohon atau meminta doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad SAW. Memohon doa untuk Nabi Muhammad SAW tidak hanya mendatangkan syafaat untuk Rasulullah, tetapi untuk orang muslim yang membacakannya juga.

Berikut adalah sholawat nabi yang sering dilatunkan.

1. Sholawat Nariyah

Sholawat nariyah, adalah sholawat nabi yang biasa kita dengar ketika sedang menunggu adzan magrib, atau sesudah selesai mengaji di Taman Pendidikan Alquran. Begini lafadznya:

“Allaahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaamaan taamman alaa sayyidinaa muhammadinil ladzii tanhallu bihiluqodu watanfariju bihilkurobu watuqdhoo bihilhawaaiju watunaalu bihir roghooibu wahusnul khowaatimi wayustasqaal ghomaamu biwajhihilkariimi waalaa aalihii washohbihii fii kulli lamhatin wanafasin biadadi kulli maluumin laka.”
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

2. Sholawat Matsurah

Selanjutnya yaitu sholawat matsurah. Sholawat ini sering kita baca saat menunaikan ibadah sholat subuh, yaitu pada bacaan doa qunut. Bunyi lafadznya:

"Allaahumma sholli alaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasallim."
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad yang tiada dapat membaca dan menulis (Ummy) dan semoga keselamatan tercurah kepada segenap keluarganya."

Sholawat nabi pendek dianjurkan untuk dibacakan setiap hari agar mendapatkan ketenangan hati, jiwa dan raga. Selain membuat hati tentram, sholawat juga mendatangkan banyak pahala dan manfaat.

Manfaat yang didapatkan dari membaca sholawat nabi pendek diantaranya:

1. Dibacakan sholawat kembali oleh Allah, Rasulullah SAW, dan malaikat Allah

Sebuah hadist menyebutkan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi seperti ini:

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali saja, maka Allah akan membacakan sholawat kepadanya sepuluh kali." (HR Muslim).
Selain itu ada hadist lain yang mengatakan bahwa Rasulullah serta malaikat Allah juga ikut bersholawat untuk orang muslim yang membaca sholawat untuk Rasulullah.

Rasulullah bersabda:
  • "Barangsiapa membaca sholawat untukku, maka sholawatnya akan sampai kepadaku, dan aku akan membaca sholawat untuk dirinya. Selain itu akan dituliskan sepuluh kebaikan untuk dirinya." (HR Thabrani).
  • "Barangsiapa membaca sholawat untukku, maka para malaikat akan senantiasa membaca sholawat untuknya selama orang tersebut membaca sholawat untukku." (HR Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Majah).

2. Mendapatkan Ampunan Dosa

Jika seorang muslim membacakan sholawat Nabi, maka diampunilah dosa-dosa yang pernah ia buat semasa hidupnya. Dosa-dosa secara sengaja maupun yang tidak disengaja.

Hadist yang menyatakan demikian, yaitu hadist riwayat Ibnu Abi Ashim dan Ath-Thabrani. Begini hadistnya:

“Wahai Abu Kahil, barang siapa membaca sholawat untukku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mewajibkan atas diri-Nya untuk mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari tersebut." (HR Ibnu Abi Ashim dan Ath-Thabrani).

Mari kita amalkan setiap hari, semoga kita bisa selalu dapat perlindungan dari Allah swt.

Bacaan Doa Setelah Azan

Bacaan Doa Setelah Azan untuk Diajarkan ke Anak Sejak Dini

Lakukan sunahnya agar mendapat pahala dari Allah SWT

Azan merupakan panggilan bagi umat muslim untuk menunaikan ibadah salat fardu. Banyak sekali pahala yang akan diberikan oleh Allah SWT terkait azan, baik untuk yang mengumandangkan maupun yang mendengarkan.

Salah satu cara agar mendapatkan pahala ketika azan yaitu dengan mengerjakan sunahnya, seperti:
menjawab azan,
bersholawat setelah azan,
membaca doa setelah azan.

Doa-doa apa saja yang disunahkan untuk dibaca setelah azan berkumandang? inilah doa setelah adzan yang perlu anak ketahui!

1. Doa setelah adzan
Doa setelah adzan ini disunahkan untuk dibaca.

 اللّٰهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَـامُحَمـَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا المَحْمُودًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ 

Allâhumma Rabba hâdzihid-da‘wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî‘âd
Artinya:Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkaujanjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang.”

2. Doa khusus setelah azan Maghrib
Selain doa yang harus dibaca pada poin nomor satu, ada pula doa khusus untuk dibaca setelah azan Maghrib.

Dalam kitab Jami’ul Ahadits, juz IV, hal. 250, disebutkan doa khusus azan Maghrib.

 اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وإدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ ليْ 

Allahumma hadza iqbâlu lailika wa idbâru nahârika wa ashwâtu du’âika faghfir lii
Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya malam-Mu, dan perginya siang-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku

3. Doa khusus setelah azan Subuh
Azan subuh memiliki lafaz yang sedikit berbeda dengan azan di waktu salat fardu lainnya. Pada azan subuh kita mendengar kalimat "Ashsalatu khairum minan naum". Selain ada sedikit perbedaan lafaz dalam azan, adapula doa khusus yang dibaca setelah azan Subuh sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Muin hal. 280.

اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فاغْفِرْ لِي

Allahumma hadza iqbâlu nahârika wa idbâru lailika wa ashwâtu du’âika faghfir lî
Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu, dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku

4. Doa di antara azan dan iqamah
Setelah mendengar azan dan sebelum iqamah berkumandang, disunahkan membaca doa berikut ini:

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِيْ الدُّنْيَا وَالْأَخِرَةِ

Allahumma innî as-alukal-‘âfiyah fid-dunya wal-âkhirah
Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat

5. Setelah membaca doa-doa setelah azan, disunahkan untuk membaca ayat Kursi
Ayat kursi merupakan ayat paling agung dalam Al-Quran. Keagungan yang dimiliki melebihi langit dan bumi. Dari Abu Dzar Radhiallahu Anhu, bahwasannya ia pernah bertanya kepada Rosulullah SAW,

Wahai Rasulullah, (ayat) apakah yang paling agung yang diturunkan kepada anda?” Beliau menjawab, “Ayat kursi ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qayyum.” (HR. An-Nasai)

Maka dari itu, disunahkan untuk membaca ayat Kursi setelah selesai membaca serangkaian doa setelh azan.

اللهُ لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allâhu lâ Ilâha illa Huwal hayyul qayyumu. Lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ naûm. laHû mâ fissamâwâti wa mâ fil ardhi. man dzal ladzii yasfa'u 'indahû illâ bi idznihi. ya'lamu mâ baina aidiihim wa mâ khalfahum. wa lâ yuhithûna bi syai-in min 'ilmihii illâ bi mâsyâ-a. wasi'a kursiyyuhussamâwâti wal ardha. wa lâ ya-udhû hifzhuhumâ wahuwal 'aliyyul azhiim.
Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Itulah doa setelah adzan yang perlu kita ketahui. Semoga kita bisa istiqomah membaca doa setelah azan.